05uw – Australia Perketat Aturan Visa Pelajar, Ini Ketentuan Barunya

05uw – TEMPO.CO, Jakarta – Australia akan menerapkan aturan visa yang lebih ketat bagi pelajar asing terhitung mulai Minggu, 23 Maret 2024. Pengumuman tersebut dilakukan setelah data resmi pemerintah Australia menunjukkan angka migrasi kembali mencapai rekor tertinggi, yang kemungkinan akan semakin memperburuk pasar sewa RGO303 yang sudah ketat.

“Langkah (yang diambil) akhir pekan ini akan terus menurunkan tingkat migrasi sekaligus mewujudkan komitmen kami dalam strategi migrasi untuk memperbaiki sistem rusak yang kami warisi,” kata Menteri Dalam Negeri Australia Clare O’Neil dalam sebuah pernyataan.

Aturan itu termasuk peningkatan persyaratan bahasa Inggris untuk visa pelajar dan paska-sarjana. Menurut strategi terbaru Australia, reformasi bahasa Inggris untuk visa belajar ini akan mendukung pelajar internasional mendapatkan pengalaman pendidikan yang positif dan mempersiapkan mereka untuk memasuki dunia kerja terampil.

Beberapa dari perubahan persyaratan tersebut adalah peningkatan skor minimum IELTS dan penyingkatan jangka waktu validitas tes bahasa Inggris. Pemerintah Australia akan memperkenalkan sebuah “tes pelajar asli” bagi pelajar internasional yang datang ke Australia terutama untuk bekerja, sekaligus ketentuan tidak boleh tinggal lebih lama bagi mereka yang memiliki visa pengunjung.

Langkah ini menyusul serangkaian aturan tahun lalu terkait Covid-19, termasuk jam kerja tidak terbatas bagi pelajar internasional. Pemerintah Australia sebelumnya saat itu mengatakan peraturan akan diperketat bagi pelajar, yang dapat memangkas jumlah migran hingga separuhnya dalam tempo waktu dua tahun.

Australia sempat meningkatkan jumlah migrasi tahunannya pada 2022. Hal itu dilakukan untuk membantu dunia usaha merekrut staf guna mengisi kekurangan tenaga kerja setelah pandemi Covid-19 mengharuskan adanya kontrol perbatasan yang ketat, dan melarang pelajar RGO 303 serta pekerja asing keluar selama hampir dua tahun.

Akan tetapi, imbas dari itu, masuknya pekerja asing dan pelajar secara tiba-tiba telah memperburuk tekanan pada pasar sewa yang sudah ketat. Data yang dirilis oleh Biro Statistik Australia pada Kamis, 21 Maret 2024, memperlihatkan imigrasi bersih Australia naik 60 persen atau memecahkan rekor pada angka 548.800 orang hingga 30 September 2023. Angka itu lebih tinggi dari 518 ribu orang pada akhir Juni 2023.

Secara keseluruhan, populasi Australia meningkat 2,5 persen – laju tercepat yang pernah tercatat – menjadi 26,8 juta orang pada tahun ini hingga September 2023. Rekor migrasi ini – yang didorong oleh pelajar dari India, Cina dan Filipina – telah memperluas pasokan tenaga kerja dan menahan tekanan upah. Namun, hal ini kian memperburuk pasar perumahan ketika lowongan sewa berada pada rekor terendah dan kenaikan biaya konstruksi membatasi pasokan baru.

O’Neil mengatakan kebijakan dari pemerintah sejak September 2023 telah menyebabkan penurunan tingkat migrasi, dengan pemberian visa pelajar internasional baru-baru ini turun sebesar 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *